Me and My Glasses II+

Peringatan: entry ini gak jelas. Mbuatnya memang maksa. Kebanyakan ngomel2 masalah kelas. Jadi ini hanya untuk pelengkap Me and My Glasses series saja. Kalau diibaratkan Suikoden, ini adalah tacticnya (tapi ini masih maju, bukan mundur).πŸ˜› Kalau yang regulernya mungkin akan segera menyusul.

***

Kehidupan dengan kacamata kedua~ 8) (setelah dilihat2 ternyata saya make smiley ini di setiap tulisan ini[?]), tidak menyenangkan.😐 Dari awal memang tidak menyenangkan, terbukti kan dari awal pertemuan kami? Seperti acara perjodohan.

Oke, setting waktu masih kelas 8. Di tahap ini saya masih belum terbiasa menggunakan kacamata pada kehidupan sehari-hari. Lagian saya terdampar di kelas yang gak ada satu orang pun make kacamata (ughhh), saya jadi semakin malas dengan kacamata. Kelas ini.. kelas terkutuk!

Seperti yang sudah saya katakan pada sebuah komen, di kelas ini saya dituntut untuk kerja keras dalam hal otak sekaligus penampilan. Dengan kata lain, smart and beauty and the beast adalah segala-galanyaa~ #%*@! Maka semakin jaranglah saya memakai kacamata, menjadi anak yang setiap hari minggunya ke sekolah buat ngapdet hal-hal yang tidak terlalu penting, terus pulangnya klayapan ke rumah-rumah teman (niatnya sih baik, belajar), atau juga ke mall ngabisin duit (pemborosan!), main timezone atoapalahitu (kenapa gak ada kegiatan maen pe-es di listnya sihh).😐 Kalau hari-hari biasa, sepulang sekolah ngubek buku di Gramedia, minimallnya sih dalam seminggu harus ke sana sekali (*gila*). Saking aktifnya saya harus rela berada di rumah sakit lebih kurang dua minggu. Sekeluarnya dari rumah sakit, saya jadi ketinggalan pelajaran, pergaulan, segala-galanya. APDEEETTTTT!!! Saya stres. @_@ Mana kacamata saya, manaaa…

Dengan kesetresan saya itu pun akhirnya di kelas 9 saya sukses terpisah dari kelasyangkatanyaunggulitu. Gimana nggak, udah di sekolah gak pake kacamata pas belajar, dapat tempat duduk di belakang, sering klayapan, sering sakit2an, alhasil nilai di rapot saya tidak menyanggupi untuk tetap bertahan di kelas itu (siapa juga yang betah!). Tapi sebelum terpisah dari kelas ini, saya mendapat sebuah kalimat yang terlontar dari salah satu warganya yang menyatakan penampilan saya cukup menarik. Oke, dengan ini saya anggap, setidaknya saya tidak kalah pada kedua hal tersebut (tobaaat). Kesimpulan akhirnya saya tidak mengecap kelas ini buruk sepenuhnya. Paling sayanya saja yang tidak nyaman berada di sekeliling eliters itu(?).

Dimulailah lagi kehidupan dengan kacamata maroon yang tidak disuka itu yang kali ini berjalan dengan normal-biasa-nansewajarnya.:mrgreen: Menggunakannya setiap saat (saya dah tobat lohh), mengikat rambut setiap hari, agar proses belajar berjalan lancar, dengan niat memperbaiki nilai rapot. Dan, horeee rapot saya jadi bagus lagi.πŸ˜› Dapat hadiah tawaran kacamata baru, kali ini saya mencoba optik rekomendasi teman saya, cek cek cek, tidak ada yang sesuai selera. Maka saya kembali ke optik kenalan seperti biasaa~ namun tidak ada yang disuka juga. =_= Hm.. hmm… saya pun lebih memilih lensa kontak saja, warna.. coklat(?).

Welkomm lensa kontak, selamat datang di kehidupan saya (tuh kan, gak masuk itungan reguler. Di entry ini gak ada true rune barunya). Oh, pemeriksaan kali ini juga belum ada perubahan pada mata saya.πŸ™‚ Dan juga amat disayangkan namun inilah kenyataan, saya masi langgeng dengan kacamata kedua hingga saat itu.

6 responses to “Me and My Glasses II+

  1. Aha,, PERTAMAX……..! B) **disepak**

    _______________________

    Oho,, episode baru lagi…..=P
    Jadi kesimpulannya,, anda tak jadi menggantinya di kontal lens,, Umm…. sayang juga sih,,,
    yah,, bagus jga sih,, paling tidak saia bisa menanti kelanjutan “me and My Glasses episode 3” =)) **diusir**

  2. Keduaax.πŸ˜›

    Begitulah di sini tidak ada kacamata baru~ tidak ada.

    Episode 3? Kapan yaa kapaaan, lagi ngeheal blognya Chaos FC.:mrgreen:

  3. perdanaseries

    lah…gak ngerti gue…

    kenapa mesti pake ibarat suikoden cobaaa???

    wakakkaa….

  4. Hoo, pake lensa kontak to.:mrgreen: Bukannya kacamata itu keren? Lihat, Aizen dan Clark Kent saja bisa menyembunyikan identitas diri dengan sebuah kacamata.😎

  5. Eh tunggu.

    *baca ulang*

    Kok saya bingung, jadinya pakai kacamata atau kontak lens? Apa karena saya sudah ngantuk jadi ngga fokus?πŸ˜•

  6. @perdanaseries:
    Kenapa ya.. Coz kalo diibaratin FF tactic masalahnya gak ada nyambung2nya?πŸ˜›

    @Xaliber von Reginhild:
    Ya, saya tunggu.
    ? Pake dua2nya lahh mana betah saya ada mangkok yang bersarang di mata saya ol dey? Hoho
    Iya, kacamata itu keren. Tapi tergantung dengan kacamata dan pemakainya. Kalo gak pantes dengan pemakainya yaaa cari lagi.:mrgreen:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s