Unsur-unsur umum dalam komunikasi

1. Komunikasi dipersepsikan mempunyai dua unsur utama yaitu pengirim (sumber) dan penerima/tujuan.
Contoh:
Ibu mengirim pesan SMS kepada anaknya memerintahkan untuk segera pulang. Anaknya menerima pesan tersebut dan segera pulang setelah membacanya.

2. Komunikasi meliputi sebagai pesan riil yang dikirimkan di antara keduanya (pengirim dan penerima).
Contoh:
– Saat akan melamar kerja praktik di sebuah perusahaan, Ojan dan Yudin berpapasan dengan seorang bapak yang menggendong anak di pintu masuk. Sesudah berada di dalam, mereka berkata kepada pegawai di sana bahwa mereka ingin bertemu dengan pimpinan perusahaan. Pegawai tersebut menjawab bahwa orang yang baru saja keluar menggendong anak barusan adalah pimpinannya. Ojan dan Yudin keluar lalu mengira bahwa mereka tidak berjodoh dengan perusahaan tersebut. Dan ya, saat mereka mempertanyakan lowongan kerja praktik beliau menjawab sudah penuh.
– “Hatchi!” Yudin bersin. “Hatchi!! Hatchii!!!” Yudin bersin untuk ketiga kalinya dan percaya hal buruk akan terjadi. “Hatchi! Hatchi! Haaatchiii!!” Yudin bersin untuk kesekian kalinya, kali ini ia yakin bahwa hal baik akan terjadi. Dan ya, ia mendapat wahyu untuk mengisi jawaban dari tugas yang sudah seminggu tidak dikerjakannya.

3. Apa yang dikomunikasikan (pesan) dipersepsi dan direspon sesuai dengan maksudnya (tujuannya) atau komunikasi bisa terjadi apabila seseorang mempersepsikan suatu sifat kejadian, maka hal itu akan memiliki konsekuensi untuknya.
Contoh:
– Welly menitip buku dan majalah kepada Yudin yang sedang di luar kota. Yudin mengiyakan walau mengeluh bahwa bawaannya sudah sangat overweight untuk di bagasi nantinya. Besoknya Welly menginformasikan kepada Yudin bahwa ayahnya akan ke kota tempat Yudin berada saat itu. Komunikasi selesai, Yudin menyimpulkan bahwa Welly tidak jadi menitip buku karena ayahnya akan membelikan langsung untuknya. Hari-hari berlalu dan Yudin kembali ke kota asal lalu bertemu Welly yang menanyakan buku titipannya.
– Yudin memberitahukan tempat buka puasa bersama kepada Hepi dengan menulis pesan SMS “oky di ganyang deket salman”. Hepi lalu menelepon bertanya tempatnya di mana dan minta dijemput di gerbang utama ITB. Setelah bertemu dan melewati Salman (nama masjid), Hepi bertanya mana yang diganyang. “Di Ganyang” yakni nama jalan sedangkan “diganyang” yaitu kata kerja, dan Oky adalah nama warung di Jalan Ganyang dekat Masjid Salman.

semoga nggak salah ya. amin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s